AGAMA

Larangan Saat Melaksanakan Ibadah Haji atau Umroh

Larangan haji ataupun umrah bersama hukumnya perlu jamaah ketahui saat datang ke Kota Mekah, Arab Saudi, saat mengerjakan ibadah itu. Lain itu, haji dan umrah ialah ialah dua aktifitas yanga berbeda. Haji merupakan ibadah yang dilakukan di Tanah Suci, Mekah untuk melakukan tawaf, sa’i, dan wukuf di Arafah serta amalan lainnya dengan niat haji pada masa tertentu.

Hukum ibadah haji ialah wajib bagi ummat islam yang mampu, menjalankan ibadah haji sebagaimana untuk memenuhi rukun Islam. Sedangkan untuk yang telah pernah melaksanakan ibadah haji, hukumnya ialah sunah. Tidak seperti haji, umrah bisa dilakukan kapanpun di luar musim haji. Hukum ibadah umrah ialah wajib untuk orang yang pertama kali menjalankannya dan untuk orang yang bernazar. Sedangkan untuk orang-orang yang melaksanakan umrah untuk kedua kalinya dan seterusnya, hukumnya ialah sunah.

Dari kelima rukun islam, ibadah haji merupakan ibadah yang paling sulit dilakukan bagi ummat muslim di Indonesia mengingat antrian pendaftaran haji yang semakin panjang setiap tahunnya, jadi kita diimbau untuk tetap bersabar, meskipun demikian ada juga sebagian ummat muslim di Indonesia yang tidak ingin menunggu terlalu lama berangkat ke tanah suci dengan lebih memilih daftar onh plus / haji khusus melalui travel haji umroh resmi yang terdaftar di kemenag.

Saat melaksanakan ibadah haji ataupun umrah, jamaah diwajibkan memakai pakaian ihram. Antara jamaah pria dan wanita mempunyai ketetapan yang berbeda terkait pengunaan pakaian ihram ini. Jamaah pria mengenakan 2 helai kain yang tidak memiliki jahitan, satu diselendangkan dengan mengaitkannya di bahu dan satu dipakai layaknya menutupi pusar hingga lutut. Sedangkan jamaah wanita menggunakan pakaian yang menutup sekujur tubuh kecuali muka dan kedua telapak tangan.

Saat melaksanakan haji atau umrah, jamaah sebaiknya mengetahui dan menghindari larangan-larangan sehingga ibadah jadi mabrur. Berikut ialah larangan-larangan yang mesti dihindari saat ibadah haji dan umrah:

Jamaah pria dilarang: Menggunakan pakaian yang dijahit, seperti kaos, kemeja, maupun celana. Menggunakan sepatu atau alas kaki yang menutupi mata kaki. Menutup kepala atau memakai topi. Larangan Khusus bagi Jamaah Wanita Saat melaksanakan ibadah umrah atau haji,

Jamaah wanita dilarang: untuk memakai kaos tangan yang menutup telapak tangan dan menutup muka atau memakai cadar. Larangan bagi Jamaah Laki-Laki dan Wanita Menggunakan wangi-wangian kecuali yang digunakan sebelum menggunakan ihram. Memotong kuku dan mencukur atau mencabut bulu badan. Berburu, mengganggu, atau membunuh hewan dengan metode apapun. Nikah, menikahkan, atau meminang perempuan untuk dipersunting. Bercumbu atau bersetubuh. Mencaci atau berselisih mengucap kata-kata kotor. Memotong pepohonan di tanah haram.