BISNIS

Pengertian Aspal ACWC

Perkerasan jalan merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam pembuatan jalan raya. Perkerasan jalan pada umumnya menggunakan bahan-bahan campuran beraspal sebagai lapisan permukaan. Di samping menggunakan bahan beraspal, perkerasan juga menggunakan bahan berbutir baik kasar maupun halus sebagai lapisan di bawahnya. Lantas, apa saja bahan yang dipakai dalam perkerasan jalan? Melalui artikel ini, kami jasa pengaspalan Jakarta akan menjawab pertanyaan tersebut.

Ada berbagai jenis lapis permukaan yang dapat digunakan dalam proses perkerasan jalan meliputi Lapis Aspal Beton (LASTON), Lapis Penetrasi Makdani (LAPEN), Lapis Asbuton Campuran Dingin (LASBUTAG), Laburan Aspal (BURAS), Laburan Batu Dua Lapis, dan lain sebagainya. Dari banyaknya jenis lapis permukaan yang ada tersebut, penulis akan fokus pada AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course).

Sebelum sampai pada pengertian tentang apa itu AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course), ada baiknya penulis memaparkan tentang Lapis Aspal Beton (LASTON). LASTON merupakan bahan pelapis dalam konstruksi pengerasan jalan yang tersusun dari beberapa komponen seperti agregat kasar, agregat halus, filler, dan aspal keras yang dicampur dan dipadatkan dalam kondisi panas dan suhu tertentu. LASTON memiliki banyak jenis salah satu di antaranya ialah AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course).

AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course) berfungsi sebagai lapisan penahan aus. Gempuran air hujan dan padatnya lalu lintas dapat berpotensi mempercepat aus jalan raya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, tenaga pembuat jalan raya wajib menggunakan lapis permukaan jenis ini. AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course) berada di antara lapis pondasi atas (Base Course) dan lapis aus (Wearing Course).

Berdasarkan kegunaannya, AC-WC dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu sebagai berikut:

AC-WC bergradasi kasar.

AC-WC jenis ini merupakan campuran yang didominasi oleh agregat kasar. Agregat kasar memiliki ukuran sebesar 2,36 mm. Jenis lapis aspal ini sering digunakan untuk daerah-daerah yang memiliki tingkat deformasi tinggi seperti pegunungan, gerbang tol, dan dekat lampu lalu lintas.

AC-WC bergradasi halus.

Berbeda dengan tipe AC-WC bergradasi kasar, AC-WC bergradasi halus merupakan bahan campuran yang didominasi oleh agregat halus. AC-WC bergradasi halus pada umumnya digunakan untuk jalan raya yang memiliki deformasi tidak terlalu besar. Pemilihan material sangat penting untuk dilakukan karena pada umumnya kinerja campuran AC-WC bergantung pada jenis dan mutu bahan pembentuk campuran serta gradasi agregat yang dapat mempengaruhi kualitas campuran,